Selamat Menikmati Mudik dengan Keindahan Panorama Tol Bawen-Salatiga

oleh
View tol Bawen-Salatiga yang viral. (Foto: Istimewa)
View tol Bawen-Salatiga yang viral. (Foto: Istimewa)

SELAIN fokus utama mudik tahun 2017 kali ini adalah dikebutnya pembangunan tol fungsional Brebes Timur-Weleri, jangan lupa bahwa diam-diam pembangunan tol Bawen-Salatiga juga mendekati finish. Bahkan, direncanakan jalan tol sepanjang 17,5 kilometer bisa dilalui kendaraan bermotor pada H-10 Lebaran 2017 atau pekan ini, untuk mudik mengingat pembangunannya sudah selesai 99 persen.

Apresiasi untuk pemerintah, karena H-10 akan dibuka dan untuk mudik dan balik tahun ini masih gratis. Ini jalan masih fungsional tapi sudah mendekati operasional. Jalur tol ini sangat strategis mengingat untuk jalur wisata menuju Yogyakarta, Solo, serta Jawa Timur. Dengan adanya jalur tol ini, pemudik memiliki banyak pilihan jalan untuk mudik ke tempat tujuan masing-masing.

Berdasarkan pantaun kami, jalan tol Bawen-Salatiga tersebut sudah layak difungsikan secara optimal mengingat marka dan petunjuk jalan sudah lengkap. Demikian juga beton pemisah jalur jalan dan beton pemisah tepi jalan juga sudah terpasang sepanjang jalan sehingga aman digunakan. Sebagian sisi kanan dan kiri jalan tol tersebut terdapat sejumlah jurang yang cukup dalam namun sudah diberi pengaman dari beton.

Gerbang tol viral

Selain sudah selesai, salah satu titik tol, yakni gerbang tol Salatiga yang ada di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga menjadi buah bibir para warganet lantaran pemandangannya yang indah. Gerbang tol di ujung ruas tol Bawen-Salatiga ini memang memiliki lanskap pegunungan berikut persawahan yang asri.

Saat cuaca cerah, pengendara dari arah Semarang akan melihat GT Salatiga dengan latar belakang Gunung Merbabu. Tak berhenti di situ, saat pengendara mencapai ujung tol tepatnya di simpang tiga Tingkir atau mulai disebut Tingxit (Tingkir Exit), maka pengendara akan lembali disuguhi view Gunung Telomoyo.

Kami ucapkan apresiasi juga kepada Pemkot Salatiga dibawah Mas Yuliyanto dan Mas Haris, segera tanggap melihat fenomena viral GT Salatiga ini. Katanya, Pemkot ingin melindungi lanskap indah GT Salatiga ini dari bangunan-bangunan, papan reklame maupun sampah visual lainnya yang dapat menggangu estetika panoramik pintu tol ini.

Bahkan, Wali Kota Salatiga Yuliyanto merespons cepat fenomena viralnya Gardu Tol Salatiga ini dengan memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk menginventarisasi tanah aset di sekitar GT Salatiga.

Pemkot Salatiga hendak membangun tempat singgah yang dilengkapi gardu pandang, sehingga view GT Salatiga bisa dinikmati oleh masyarakat luas, tidak hanya oleh pengguna jalan tol saja. Sebuah ide bagus, karena dengan membangun tempat singgah, maka masyarakat non-pengendara tol bisa melihat secara langsung gerbang tol di Salatiga.

Namun demikian, tetap sepertinya perlu dan penting kiranya mengedepankan asas kenyamanan berkendara di jalan tol. Selfie boleh, asalkan tidak mengganggu pengendara lain.

Perlu pelebaran

Selain beberapa keunggulan jalur tersebut, saya menyarankan pelebaran jalur keluar di Jalan Tol Semarang-Solo yang masuk seksi III ruas Bawen-Salatiga untuk mengantisipasi kemacetan pada saat pengoperasian secara fungsional.

Exit Tol Bawen-Salatiga itu masuk ke jalan kabupaten/kota sehingga kami sarankan ada pelebaran jalan dari 6 meter menjadi 15 meter sepanjang kurang lebih 1 kilometer.

Saya juga berharap ada perbaikan beberapa ruas jalan yang rusak di sekitar jalan tol seperti di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Karena, kemacetan parah yang terjadi di Brebes exit pada arus mudik Lebaran tahun lalu tidak boleh terjadi di jalur keluar tol Bawen-Salatiga dan harus diantisipasi. Berbagai antisipasi kemacetan pada exit Tol Bawen-Salatiga seperti rekayasa lalu lintas harus mulai disiapkan sekarang.

Selamat menikmati tol Bawen-Salatiga. Selamat mudik Lebaran.

 

Tentang Penulis: Mas Hadi

Gambar Gravatar
Catatan harian perjalanan, pekerjaan, inspirasi dan semuanya. Juga tentang cinta. Selamat menikmati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *