Alhamdulillah, Tol Brebes Timur-Weleri Siap Digunakan Mudik

oleh
Tol Brebes. (Foto: Waskita)
Tol Brebes. (Foto: Waskita)

DUA pekan jelang agenda mudik Lebaran, pemerintah terus mempercepat pembangunan jalan tol fungsional yang menghubungkan ruas Brebes Timur hingga Weleri dan Kaliwungu hingga Ngaliyan. Kondisi ruas jalan tol nantinya akan berupa perkerasan beton tipis (lean concrete) yang dapat dilewati dengan kecepatan 40-50 kilometer per jam. Jalan tol fungsional sendiri dipastikan akan sampai di Weleri, dan dari Weleri, para pemudik akan dibawa ke jalan nasional sepanjang 25 kilometer sampai Kaliwungu.

Ruas tol dari Brebes Timur hingga Weleri dibeton dengan ketebalan 10 centimeter, sehingga sudah bisa dilalui kendaraan pemudik, kondisi jalan sudah beton tipis atau lean concrete (LC) semua, tinggal jembatan-jembatan saja, sehingga diprediksi H-10 Lebaran sudah siap secara fungsional. Semarang.

Perlu diketahui bahwa jalan tol fungsional di sepanjang pantura itu adalah jalan yang direncanakan untuk jalan tol. Pembuatan jalan baru ini menelan anggaran hingga Rp 73 miliar, hanya untuk operasional selama 20 hari saja. Anggaran itu hanya untuk pengerasan, penerangan, rambu-rambu dan perbaikan akses keluar menuju jalan arteri kabupaten.

Namun demikian, kemacetan masih akan terjadi, sehingga perlu langkah antisipasi mengatasi kemacetan di jalur tersebut. Ada exit tol yang disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi di jalur tersebut. Disiapkan pula sejumlah exit tol. Skenarionya, jika ada kemacetan kendaraan di exit tol Weleri maka kendaraan berikutnya distop di exit tol sebelumnya, misalnya Pemalang. Hadi menyebut exit tol tersebut dibuat untuk menghindari kemacetan atau exit tol sementara secara fungsional.

Kemudian di masing-masing exit tol itu disiapkan jalur alternatif untuk memecah kepadatan lalu lintas, untuk wilayah Kabupaten Tegal nantinya ada tiga exit tol yang disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan di Ujungrusi  Adiwerna, Balamoa, Kecamatan Pangkah dan Warureja, digunakan dengan sistem buka tutup melihat kondisi arus di dalam tol. Sistemnya buka tutup melihat situasi dan kondisi. Kalau tidak ada antrean, exit ditutup.

Selain langkah-langkah antisipasi kemacetan, sejumlah‎ rest area juga akan disediakan di dalam ruas tol. Di rest area tersebut, selain bisa beristirahat sejenak dan disediakan toilet, pemudik juga bisa mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Ada tujuh tempat rest area sementara. Masing-masing di ruas tol Pejagan-Pemalang berada di KM 296A, 311A, dan 303A. Di ruas Pejagan-Pemalang di KM 341+600A dan KM 367+200A, dan di ruas Batang-Semarang disiapkan di KM 402A dan 448A.

 

Tentang Penulis: Mas Hadi

Gambar Gravatar
Catatan harian perjalanan, pekerjaan, inspirasi dan semuanya. Juga tentang cinta. Selamat menikmati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *