Mangrove Tracking Pasarbangi Rembang, Contoh Sukses Ekowisata di Jateng

oleh

MANGROVE Tracking di Desa Pasarbangi, Kecamatan/Kabupaten Rembang ini adalah salah satu conto sukses ekowisata di Provinsi Jawa Tengah. Awalnya hutan mangrove dikembangkan oleh tokoh pelestari mangrove Rembang Suyadi dibantu oleh Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang.

Hutan mangrove di Pasarbanggi memiliki luas lebih dari dua hektare, namun memanjang hingga sekitar satu kilometer. Saat ini, kawasan hutan mangrove telah dilengkapi dengan “jogging track” terbuat dari papan kayu bercat merah.

Belakangan, sejumlah pengunjung lokal memanfaatkan kawasan hutan mangrove untuk melepas penat dan jalan-jalan kecil. Pihak desa percaya, apabila pengembangan hutan mangrove diseriusi, maka bisa menjadi objek wisata baru di pesisir Kota Rembang. Keunggulan dari Hutan mangrove adalah selain unik juga bisa menjadi kawasan wisata edukasi.

Jika biasanya, hutan Mangrove biasanya itu membebani masyarakat, sehingga ndak ada yang mau merawat. Tapi dengan era Dana desa, ditambah tingginya kebutuhan wisata lokal wisata desa menjadi trend untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Mangrove Tracking dengan track jembatan sepanjang 2 KM ini jika Hari libur penuh wisatawan, selain itu Jadi pusat penelitian mangrove, flora, fauna di dalamnya. Dengan hanya mengelola lahan parkir desa bisa dapat income minimal 6 juta perbulan.

Di Pantai Pasar Bangi, atraksi wisata pantai yang disajikan adalah Ekowisata Mangrove. Mangrove tumbuh di daerah Pantai Pasar Bangi merupakan hasil upaya pemerintah dalam rangka merehabilitasi dan merestorasi pantai di daerah setempat.

Ekosistem mangrove di kawasan Pasar Bangi relatif terjaga mengingat adanya perhatian serius dari pemerintah kabupaten dan kelompok-kelompok tani yang memiliki hak mengelolanya, yakni terdapat kesepakatan bahwa setiap luasan hutan yang dibuka harus didahului dengan penanaman mangrove hingga kondisi mapan pada dataran lumpur dan pasir di arah laut.

Namun kawasan ini tidak bebas sama sekali dari ancaman penebangan, terdapat pencurian kayu untuk bangunan rumah maupun kayu bakar, meskipun demikian besarnya peran kelompok tani dapat meminimalkan ancaman tersebut. Adanya peraturan Desa yang terpampang di beberapa tempat, termasuk di tengah hutan, menjadi alat yang ampuh di dalam menjaga kelestarian hutan ini dan menjadi salah satu bentuk kearifan lokal dalam pengelolaan wilayah pesisir.

Ekowsiata Mangrove Pasarbangi ini adalah salah satu contoh sukses pengelolaan ekowisata desa di Jateng. Semoga banyak desa lain di Jateng yang menyusul kesuksesannya.

Tentang Penulis: Mas Hadi

Gambar Gravatar
Catatan harian perjalanan, pekerjaan, inspirasi dan semuanya. Juga tentang cinta. Selamat menikmati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *