Masyarakat Jangan Panik Soal Kelangkaan Elpiji 3 Kg

oleh

AKHIR-akhir ini kita mendengar permasalahan terjadinya kelangkaan Liquid Petrolium Gas (LPG/elpiji)bersubsidi kemasan tabung berkapasitas 3 kg. Kami meminta masyarakat jangan panik, jika tidak ada di pengecer silahkan datang ke pangkalan atau SPBU terdekat.

Saat ini, kelangkaan elpiji terjadi dimana-mana terjadi karena selain ada permintaan yang naik. Selain itu juga karena masih ruwetnya sistem distribusi, permintaan LPG 3 KG naik karena berbondong-bondongnya beralih dari listrik ke elpiji 3 kg, misalnya Laundry, Penyedot air di sawah, Open Roti dan UMKM.

Beberapa daerah yang sempat mengalami kelangkaan LPG 3 Kg adalah Kudus, Jepara, Kota Semarang dan Kota Salatiga, sehingga di daerah-daerah tersebut sudah dilakukan ooperasi pasar oleh dinas terkait.

Berdasarkan data dari Dinas ESDM Provinsi, Jateng sebenarnya sudah lebih dari 7 persen dari kuota elpiji yang ditentukan. Atas kondisi kelangkaan tersebut, saya meminta pemerintah untuk menggiatkan operasi pasar, terutama di daerah yang saat ini banyak mengalami kelangkaan. Juga perlu ada tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mempermainkan stok atau menimbun elpiji.

Sebelumnya, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV telah menggelar operasi pasar di sejumlah wilayah di Jateng untuk mengatasi kelangkaan elpiji 3 kg.

Operasi pasar akan dilakukan di daerah yang mengalami kelangkaaan dengan menambah 335.560 tabung elpiji bersubsidi itu. Selama periode 7 – 15 September 2017, Pertamina MOR IV menyalurkan penambahan fakultatif sebanyak 335.560 tabung.

Tentang Penulis: Mas Hadi

Gambar Gravatar
Catatan harian perjalanan, pekerjaan, inspirasi dan semuanya. Juga tentang cinta. Selamat menikmati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *