Hadi Desak Revitalisasi Embung Kedungsari Dipercepat

oleh

KENDAL – DPRD Jawa Tengah mendesak proses revitalisasi embung Kedungasri yang terletak di Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal perlu dipercepat. Hal itu dikarenakan musim yang tak menentu sekarang ini membuat fungsi embung tersebut sangat dibutuhkan bagi masyarakat.

Wakil Ketua Komisi D, Hadi Santoso, mengkhawatirkan soal bangunan embung. Karena, bangunan itu dinilai tanpa Geomembran atau pasangan didasar embung. “Kira-kira aman ndak ya dari bocor dan rembesan? Rawan ini, perlu kita awasi bersama karena ini milik kita,” kata Hadi, saat berkunjung ke proyek tersebut, baru-baru ini.

Hadi melanjutkan, mengenai program 1.000 embung, sampai 2016 ini baru terbangun 58 embung dari target 85. Bahkan, 23 titik pembangunan embung di rasionalisasi dan ditunda pelaksanaannya.

“Sampai 2018, ditarget ada penambahan 125 embung lagi. Bagi yang ada tanah negara yang siap, monggo diajukan. Kunci kemanfaatan embung semacam itu adalah Kerja sama pemanfaatan dengan perkumpulan petani pemakai air (P3A) setempat,” kata legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Menurut Hadi, embung Kedungasri Gemuh Kendal yang menelan biaya 1,3 M bagian dari program 1000 embung Pemprov Jawa Tengah. “Sampai 2016 ini baru terbangun 58 embung dari target 85. Bahkan 23 titik pembangunan embung di rasionalisasi dan ditunda pelaksanaannya. sampai tahun 2018 di target ada penambahan 125 embung lagi,”katanya lagi.

Sebagai informasi, kapasitas embung tersebutsebanyak 14.034,52 m3, dengan muka air seluas 4.065,62 m2 dan luas dasar embung 1.989,73 m2. “Kunci kemanfaatan embung semacam ini adalah kerja sama pemanfaatan Dengan P3A setempat,”pungkasnya.

Tentang Penulis: Mas Hadi

Gambar Gravatar
Catatan harian perjalanan, pekerjaan, inspirasi dan semuanya. Juga tentang cinta. Selamat menikmati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *