Layanan Transportasi Umum Jadi Sorotan Mudik 2016

oleh

SEMARANG– Jumlah kendaraan mudik memasuki Jawa Tengah yang selalu bertambah setiap tahunnya menjadikan peluang untuk menambah kapasitas dan pelayanan transportasi umum menjadi penting. Pemerintah dituntut melihat peluang tersebut untuk musim Lebaran mendatang.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso menyatakan jika pemerintah serius, bukan tidak mungkin angka penggunaan moda transportasi bus dan kereta meningkat. “Selama ini terjadi penurunan pemudik menggunakan bus akibat buruknya layanan di terminal dan sarana bus. Terminal harus dibenahi senyaman stasiun atau bandara,” jelasnya Selasa (12/7/2016).

Hingga hal teknis, Hadi melanjutkan, moda transportasi Bus harus menyamai moda lain. “Sistem pembelian tiket harus dibenahi, mudah didapatkan dan tidak terkena calo. Ramp check rutin dilakukan tidak hanya jelang Lebaran, termasuk kesehatan pengemudinya. Sistem pengendalian dan pengawasan bus AKAP sudah harus berbasis IT,” ujar politikus PKS itu.

Berbeda dengan moda Kereta Api (KA), Hadi menilai kapasitasnya yang perlu diperhatikan. Jika dapat diberangkatkan setiap 30 menit dalam sehari 20 jam selama 7 hari sebelum Lebaran, moda KA dapat mengangkut sekitar satu juta pemudik, baik dengan KA Ekonomi maupun KA Eksekutif.

Dalam hitungan Hadi, cara ini dapat mengurangi 100 ribu pengguna kendaraan pribadi. “Tentunya dengan memperhitungkan window time, aspek pemeliharaan, kesiapan perlintasan sebidang, kesiapan SDM, hingga kemampuan emplasemen di stp stasiun yg akan disinggahi,” pungkasnya.

Tentang Penulis: Mas Hadi

Gambar Gravatar
Catatan harian perjalanan, pekerjaan, inspirasi dan semuanya. Juga tentang cinta. Selamat menikmati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *